Peringatan Keras Walikota Penimbun Barang Akan di Polisikan

oleh -200 views

SIBOLGA (BN)-Wali Kota Sibolga, Drs. H. M Syarfi Hutauruk, MM melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pasar di Kota Sibolga, Senin (17/12). Untuk memastikan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kota Sibolga, menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 mendatang, stabil. Begitu juga dengan ketersediaan barang, dipastikan aman dan dapat memenuhi kebutuhan warga Kota Sibolga.

Seperti biasa, sebelumnya walikota telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sibolga serta instansi terkait, untuk membahas kondisi pasar menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Dalam keterangan persnya, Wali Kota Sibolga mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya, saat ini harga sembako yang ada di pasar Nauli Sibolga masih dalam harga normal. Seperti beras, gula, tepung, ikan, daging, sayur mayur dan minyak goreng tidak, mengalami kenaikan harga. Tak hanya itu, harga Bawang, Cabe dan Tomatpun terbilang stabil dipasaran.

Syarfi juga tidak menampik ada beberapa barang yang mengalami kenaikan. Namun, nilainya masih dalam kategori wajar. “Ini yang kita tinjau dilapangan. Sehingga demikian, stok atau ketersedian Sembako kita terjamin. Kita juga melakukan peninjauan bersama kepolisian dan Instansi terkait,” kata Walikota.

Jika ada pedagang yang melakukan penimbunan barang, dengan tegas Walikota Sibolga dua periode tersebut mengatakan akan mencabut¬†izin usaha yang bersangkutan. “Kami cabut

dan orang nya akan ditangkap oleh pihak kepolisian. Ini tidak main-main, jangan sampai saudara kita umat Kristiani yang hendak melaksanakan perayaan natal menjadi terganggu untuk berbelanja bahan pokok,” tegas Syarfi.

Sekilas dia menjelaskan, upaya pemerintah Sibolga untuk mengendalikan harga pasar, khususnya Cabai. Saat ini Pemko Sibolga sudah memiliki stok Khusus Cabai di Kabupaten Humbahas dan Dolok Sanggul. Diperkirakan stok yang tersedia mencapai 7 sampai 9 ton Cabai. “Jika ada pedagang yang menaikkan harga Cabai, maka stok Cabai yang dimiliki oleh pemko akan kita pasarkan di pasar. Pedagang nya sendiri yang rugi nantinya. Maka dari itu jangan coba-coba menaikkannya dengan alasan cabai langka, itu tidak benar. Kita tetap akan memantau pasar. Jika terjadi kelangkaan kita akan lakukan operasi pasar. Kita juga himbau kepada Dinas Perindag, Swasta dan perbankan untuk melakukan kegiatan sembako murah. Antara permintaan dan ketersedian yang ada, akan membuat harga itu stabil dan tidak terjadi kenaikan yang berarti,” pungkasnya.

Selain meninjau pasar, Wali Kota Sibolga juga mengunjungi Gudang Bulog, untuk melihat ketersedian beras. Dari hasil pemantauannya, persediaan beras di Bulog untuk masyarakat masih dalam kategori mencukupi sampai April yang akan datang. “Stok beras kita saat ini tersedia di Bulog sekitar 1,4 ton. Maka dari itu, kita tidak perlu khawatir dan kita sudah sama sama melihat hari ini. Jadi, stok beras aman,” tandasnya. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *