Nelayan Ini Ditangkap di Warung Jalan Balam

oleh -222 views

SIBOLGA (BN)-Punya pekerjaan sebagai Nelayan ternyata tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pria ini. Pria yang diketahui berinisial IH alias E (36) ini nekat mengeluti bisnis yang dilarang pemerintah. Yakni, menjadi bandar judi tebak angka atau Togel.

Namun, tidak lama mencicipi buah manis dari judi tersebut, diapun ditangkap Polisi. Warga Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara tersebut diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Sibolga, saat menunggu pemasang di sebuah warung di jalan Balam, Kamis (13/12) sekira pukul 15.00 WIB.

Dari keterangan Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramdhansyah Sormin mengatakan, penangkapan bermula dari adanya informasi masyarakat. Yang kemudian dikembangkan hingga dilakukannya penyelidikan.

“Kita peroleh informasi dari masyarakat, bahwasanya di sekitar jalan Balam ada perjudian Togel. Kasat Reskrim AKP D. Ompusunggu kemudian memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan lidik dan pendalaman informasi,” kata Sormin, Rabu (19/12).

Di sebuah warung, petugas melihat IH, yang telah menjadi target operasi sedang asyik duduk menunggu pemasang. Petugas kemudian menyergap tersangka dan menyita barang bukti berupa uang dan 1 lembar kertas bungkusan nasi berisi nomor pasangan.

“Setelah kita pastikan target, petugas kemudian mengamankannya. Kita sita barang bukti uang Rp72 ribu dan 1 lembar kertas bungkusan nasi, yang berisi nomor-nomor pasangan,” terangnya.

Menurut tersangka, bisnis sampingannya tersebut baru dia lakoni sekitar 2 bulan terakhir dengan omzet hanya Rp150 ribu sampai Rp300 ribu perhari. “Tersangka berharap, menjadi bandar dapat penghasilan tambahan. Katanya, baru 2 bulan ini dia kerjakan,” ungkap Sormin.

Dari keterangan tersangka juga diketahui sistem permainan judi yang dilakukannya sama dengan pemain-pemain lainnya, yang sudah di bui sebelumnya. Tersangka menerima uang pasangan langsung. Bagitu juga bila ada nomor tebakan yang kena, tersangka juga yang membayarkan langsung dengan jumlah yang berlipat ganda.

“Tersangka sendiri yang menulis dan membayarkan kalau ada nomor pasangan yang tepat,” tukasnya.

Kini, tersangka ditahan di RTP Mapolres Sibolga. Diduga melanggar pasal 303 ayat 1, dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *