Tepati Janji Tutup Nauli Game

oleh -335 views

SIBOLGA (BN) – Usai melepas pawai Taqaruf perlombaan MTQ tingkat Kecamatan Sibolga Kota, Walikota Sibolga Drs. HM. Syarfi Hutauruk, MM mendatangi Nauli Game, yang berada tak jauh dari kantor Camat Sibolga Kota, Jumat (8/3). Seperti janjinya, Walikota dengan tegas memerintahkan pengusaha Nauli Game untuk menutup arena permainan tersebut. Karena sesuai laporan dan bukti yang dilihat Walikota di lokasi, mesin yang dipakai merupakan mesin Jackpot alias mesin judi ketangkasan. Ironisnya lagi, pihak Nauli Game tidak mampu memperlihatkan izin yang dikeluarkan oleh Pemko Sibolga.

Meski demikian, Syarfi menyebut ada yang salah dalam penerbitan izin arena permainan ketangkasan tersebut. Dimana dalam surat izinnya, pemilik atas nama HBS menyebut usaha tersebut merupakan arena permainan anak. Beda dengan kenyataannya, yang disaksikan langsung oleh Walikota.

“Nauli game ini, yang pertama izinnya sudah mati, atas nama Hotman Bastian Siregar, orang Siantar, izinnya permainan anak-anak untuk keramaian. Tapi isinya, ada 3 mesin jackpot, untuk judi. 6 alat, lebih canggih dari jackpot lagi. Semua mesin yang ada itu, semua mesin ketangkasan untuk berjudi. Karena izinnya atas nama Hotman Bastian Siregar, yang disini (penanggungjawab) adalah Wawa, saya minta mulai hari ini hentikan, tutup sama sekali,” tegas Walikota dalam keterangan persnya usai meninjau Nauli Game.

Ket. Gambar – Walikota Bersama OPD Beramai – ramai Masuk Kedalam Lapak Permainan Ketangkasan Nauli Game

Dia menyarankan kepada pihak pengusaha untuk segera mengeluarkan semua mesin jackpot tersebut dan membawanya keluar Kota Sibolga.

“Mesin yang ada, kalau perlu jual ke Medan sana. Kalau masih dioperasikan, sewaktu-waktu saya mendadak datang kesini, maka mesinnya saya angkut, dia sudah janji,” ketusnya.

Karena menurutnya, arena permainan ketangkasan tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih kaum ibu-ibu.

“Ini sudah meresahkan masyarakat di kota Sibolga. Seluruh lapisan orang tua, istri, kalau saya tutup ini, yang paling setuju adalah istri masing-masing. Mau yang Islam, mau yang Kristen, mau yang Katolik, paling suka, karena bertahan uang. Jadi, ini betul-betul mengganggu perekonomian masyarakat, mengganggu suasana masyarakat. Oleh sebab itu, saya harus bertindak menutup ini,” pungkasnya.

Sekilas, Syarfi cerita soal kunjungannnya kedalam lapak permainan ketangkasan tersebut. Dia melihat didalam ada selebaran yang ditempel di dinding. Dimana, pihak pengelola mengimbau para pemain agar masuk dari pintu belakang karena pintu depan di tutup.

“Mulai hari ini, saya minta tadi. Kalau diam-diam, tadi ada pengumuman saya lihat, (pemain) masuk lewat pintu belakang, sudah saya bawa bahan buktinya. Nanti ada orang saya yang diam-diam pura-pura main kesini saya suruh. Begitu ketahuan, saya suruh gerebek,” tegasnya.

Walikota didampingi pimpinan OPD melihat selebaran himbauan pengelola kepada para pemain untuk masuk lewat pintu belakang

Terkait adanya dugaan usaha tersebut dibackingi seseorang, orang nomor satu di Kota Sibolga tersebut tidak ingin menanggapi. Karena, tujuan utamanya adalah membebaskan Kota Sibolga dari praktek judi dan prostitusi.

“Saya gak menduga ada yang membackingi. Tapi, seandainyapun ada, saya gak ada masalah. Siapapun yang membackingi, saya hadapi, untuk kepentingan masyarakat. Siapapun yang ada dibelakangnya akan berhadapan dengan kami,” tandasnya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *