Menteri Perdagangan dan Kajagung di Lokasi Bom Bunuh Diri

oleh -62 views

SIBOLGA (BN)-Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bersama Jaksa Agung RI, M Prasetyo tiba di Sibolga melalui Bandara Udara Pinangsori, Senin (25/3). Didampingi Walikota Sibolga, Drs. HM. Syarfi Hutauruk,MM dan Bupati Tapteng, kedua pejabat negara tersebut langsung menuju lokasi ledakan bom bunuh diri istri terduga teroris Abu Hamzah alias Husein di Jalan Cendrawasih, gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas.

Tak hanya sekedar melihat kerusakan rumah-rmah penduduk akibat ledakan bom tersebut, Mendag dan Kajagung pada kesempatan tersebut jugamenyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban terdampak ledakan. Penyerahan bantuan dilakukan di posko tanggap darurat, yang didirikan untuk para korban.

Dalam sambutannya, Mendagmengaku prihatin dengan peristiwa yang melanda Kota Sibolga tersebut.Harapannya kepada para korban yang tertimpa musibah agar bersabar dan kembali bangkit menjalani kehidupan normal. “Masing-masing dari kami membawa sedikit bantuan untuk Ibu/Bapak. Mohon kiranya berkenan untuk menerimanya dan jangan berterima kasih kepada kami, tetapi kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Karena kedatangan kami juga kemari atas persetujuan Presiden Jokowi,” kata Enggartiasto.

Bahkan menurutnya, Presiden sudah memerintahkan untuk membangun rumah-rumah penduduk yang rusak. “Jadi, mari kita bangun dan mari bersama-sama untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mendag Enggartiasto Lukita dan Jaksa Agung M Prasetyo yang telah berkenan hadir di Kota Sibolga untuk memberikan bantuan kepada para korban terdampak ledakan bom Sibolga. Dia pun berharap kepada para korban untuk tenang dan tidak berebut dengan bantuan yang diberikan.Karena, seluruh korban yang tercatat dalam manifest akan mendapatkan bantuan dari Mendag dan Jaksa Agung tersebut.

“Ini sebagai ganti upa-upa (pemberian makanan menurut adat istiadat Tapanuli, red) kepada kalian semua atas peristiwa yang lalu,” kataSyarfi. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *