Pencuri Ditangkap dari Lapak Bilyar Sekitar Pasar Sibolga Nauli

oleh -208 views
SIBOLGA (BN)-Polisi berhasil menangkap seorang pria dari salah satu tempat bermain bilyar di sekitar Pasar Sibolga Nauli. Pria berinisial IBL alias J (23) warga Desa Sipansihaporas Dusun II Adi Sirongi Tapteng tersebut diduga merupakan pelaku pencurian di sebuah rumah di jalan Patuan Anggi, milik Julianto Tatang (76). Saat penangkapan, seorang teman IBL, yang merupakan pelaku lainnya, berhasil melarikan diri. Dari sebuah bangunan, juga disekitar jalan Patuan Anggi, polisi menemukan barang bukti hasil curian yang disimpan para tersangka, berupa sebuah tabung gas LPG 12 kg, sebuah kotak toolbox (kotak perkakas), dongkrak merk Krisbow warna merah dan sebuah Ipad merk Samsung.
Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima pangduan dari korban. “Julianto dan istrinya tinggal di rumahnya yang di jalan SM. Raja. Pagi sekira pukul 8.00 WIB, mereka mau sembayang di rumahnya yang di jalan Patuan Anggi. Mereka kemudian kaget melihat keadaan rumah berantakan. Setelah dicek, banyak barang yang hilang. Dan melihat lobang angin bagian atas rumah terbuka. Awalnya mereka sudah menduga kalau ada pencuri yang masuk lewat lobang angin tersebut,” kata Sormin, Selasa (9/4).
Setelah menerima laporan, Kasat Reskrim AKP Azhari,SE memerintahkan unit Opsnal untuk melakukan lidik dan olah TKP dan berhasil mengamankan tersangka. “Kita menyita barang-barang berupa tabung gas LPG 12 kg, toolboks, dongkrak serta hp Ipad merk Samsung dari sebuah bangunan rumah di jalan Patuan Anggi Gang Tela-tela Sibolga,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan, terungkap otak pencurian adalah IBL. Diterangkannya, menurut cerita tersangka sehari sebelum aksi, saat berada di Terminal Sibolga, IBL mengajak temannya tersebut untuk mencuri. “Keduanya naik dan tiba diatas bangunan rumah, mereka melihat pintu angin dalam keadaan terbuka. Tersangka kemudian membuka pintu angin, kemudian masuk diikuti temannya. Setelah berhasil.mengambil barang-barang, mereka kemudian menurunkan kebawah dengan menggunakan tali,” terang Sormin.
Barang hasil curian kemudian disimpan disebuah tempat. Saat itu, ada warga yang melihat dan teman tersangkapun melarikan diri. Sedangkan tersangka, pergi ke sebuah lokasi bermain bilyar. “Maksud tersangka mengambil barang tersebut untuk dijualkan dan barang diambil tanpa izin dari si pemilik barang,” pungkasnya.
Dari catatan kepolisian, tersangka merupakan seorang residivis, yang pernah dihukum dalam kasus yang sama yakni pencurian pada tahun 2017 yang lalu. Dihukum selama 1 tahun 4 bulan di Lapas Tukka. “Tersangka belum berumatangga dan sebelumnya sudah pernah dihukum juga dalam kasus pencurian tahun 2017 yang lalu,” kata Sormin.
Tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga diduga melanggar pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e, 5e Subsider pasal 362 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *