Disdikbud Sibolga Gelar Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar dan Guru

oleh -403 views

SIBOLGA (BN)-Dalam rangka menyambut hari pendidikan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga menggelar turnamen sepakbola antar pelajar SD/MI, SMP/MTs (gala siswa), SMA/MA/SMK dan guru/pegawai di lingkungan DinasPendidikan dan Kebudayaan.

Turnamen tersebut dibuka pada Februari yang lalu. Setelah 2 bulan berlaga, turnamen akhirnya ditutup secara resmi oleh Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra,Hendra Darmalius,A.Pi, Minggu (14/4).

Pada laga final tersebut, pertandingan antar siswa SD/MI dijuarai oleh SDN 084094. Diurutan kedua ada SD Swasta RK 3 dan diurutan ke 3 diisi oleh SDN 085115. Sementara, pada pertandingan antar siswa SMP/MTs (gala Siswa), juara I berhasil diduduki oleh SMPN 5. Diposisi ke 2 dan ke 3, diisi SMPN 3 dan SMP Swasta Fatima II.

Kemudian, untuk pertandingan antar siswa SMA, juara I diraih oleh SMAN 1. Sedangkan, diurutan ke 2 dan ke 3, ada SMAN 2 dan MAN Sibolga. Untuk pertandingan antar Guru/Pegawai, juara I berhasil diraih oleh tim guru SMP. Diurutan ke2 menyusul tim guru SD Rayon Genap. Dan diposisi selanjutnya diisi tim Guru SMA/SMK.

Upacara penutupan turnamen dipimpin oleh Hendra Darmalius. Dalam sambutannya, Hendra berharap turnamen tersebut dapat melahirkan pemain-pemain handal yang dapat mengharumkan nama Kota Sibolga hingga ke manca negara. “Munculnya bibit-bibit baru seperti pemain terkenal sekarang ini. Ada Messi, yang dulunya mereka juga berasal dari pemain bola seperti ini,” kata Hendra.

Tak hanya itu, mantan Kadis Kelautan Kota Sibolga ini juga berharap, melalui turnamen tersebut, menjauhkan anak-anak dari jeratan narkoba yang belakangan ini semakin meresahkan para orangtua dan tenaga pendidik. “Dengan olahraga, kita sehata dan semangat. Anak-anak bisa jauh dari narkoba dan dapat meningkatkan prestasinya,” pungkasnya sembari mengucapkan selamat kepada para pemenang. Sedangkan bagi tim yang tahun ini belum berhasil juara, agar kedepannya lebih giat lagi berlatih.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga, Alpian Hutauruk dalam keterangan persnya disela-sela penyerahan hadiah bagi para pemenang mengatakan tujuan digelarnya turnamen tersebut untuk menyiapkan bibit-bibit muda Kota Sibolga yang siap berlaga di tingkat Provinsi dan Nasional. Karena, sesuai pengalaman beberapa tahun belakangan, kelemahan tim muda Kota Sibolga ada pada mental. Dimana, permainan yang ditunjukkan cenderung menurun drastis dihadapan ratusan bahkan ribuan penonton yang bersorak-sorai.

“Tujuannya untuk membiasakan bibit-bibit unggul tersebut berlaga dihadapan penonton yang banyak. Karena, dilihat dari kekalahan sebelumnya, bukan hanya karena kemampuan mengolah bola melainkan tingkat kepercayaan diri pemain didepan banyaknya penonton. Seperti tahun yang lalu saat bertanding di Deli Serdang, mental mereka turun melihat banyaknya penonton,” kata Alpian.

Oleh karena itu, meski membutuhkan waktu yang panjang, di turnamen kali ini, pihaknya sengaja tidak memakai sistem gugur. “Selama ini kita salah memakai sistem gugur. Kalau kali ini, semua jumpa. Makanya, turnamen ini digelar sampai 2 bulan lamanya,” terangnya.

Untuk juara I pada pertandingan antar siswa SMP, rencananya akan dikirim bertanding di tingkat Provinsi. “Selanjutnya, akan masuk menjadi Tim Nasional, yang akan dikirim ke Juventus untuk mengikuti pelatihan,” kata Alpian.

Dan Pemko Sibolga dalam hal ini kata Alpian, sangat mendukung bibit-bibit bola berprestasi tersebut. Karena, melalui Dinas yang dinaunginya, akan menganggarkan dana  untuk itu. “Dinas pendidikan sangat mendukung hal tersebut dan telah menyiapkan angarannya,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *