Uang Hasil Curian Dipakai Main Judi

oleh -101 views

BRIKNEWS-ESS (30) tidak berkutik saat polisi menangkapnya dari rumahnya di jalan SM. Raja, Gang Kenanga, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (5/5) sekira pukul 14.00 WIB. Dari tangan Nelayan tersebut, Polisi menyita uang sebesar Rp2.000.000, sisa hasil curiannya.

            Menurut keterangan Kapolres AKBP Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, penangkapan tersangka berawal dari laporan korban, Masrida Simanjuntak (41), yang tak lain merupakan tetangga pelaku. Dalam keterangannya, Masrida mengaku kehilangan dompet berisi uang dan gelang emas.

            “Sekira pukul 15.00 ketika mau pergi mengaji, korban mengambil sebuah dompet berwarna kuning yang berisi uang Rp950 ribu, sebuah gelang masseberat 20 gram dan suratnya. Kemudian, dia mengeluarkan sebuah dompet berwarna kream dari dalam dompet yang berwarna kuning tersebut. Dompet warna kuning kemudian diletakkan diatas tempat tidur. Keesokan harinya, sekira pukul 9.00 WIB, korban melihat dompet kuning tersebut sudah tidak ada lagi.Saksi dirugikan sekitar Rp12 juta,” kata Sormin, Senin (13/5).

            Sementara, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, dompet tersebut awalnya bukan dicurinya. Diterangkannya, saat itu, dia sedang berada di rumahnya dan mendengar suara gaduh dari samping rumah.

            “Dia sedang berada didalam kamar, mendengar keributan di gang rumahnya. Kemudian, dia melihat seseorang yang identitasnya telah dikantongi membuang sebuah dompet berwarna kuning, milik korban ke sungai,” ungkapnya.

Melihat dompet dibuang, diapun meminta tolong kepada 2 orang yang saat itu berada di dalam Sungai untuk mengambilnya. Sebelum memberikannya kepada tersangka, keduanya sudah terlebih dahulu melihat isinya. “Dompet cantik coba ambil dulu. Dijawab 2 orang itu, mamak tunggu dulu, duit didalamnya itu,” terang Sormin.

Setelah mengetahui isi dompet, timbul rencana jahat tersangka ingin memiliki isi dompet tersebut. Diapun kemudian menyuruh kedua orang tersebut masuk kedalam rumanya dan membagi uang yang ada didalam dompet. Sementara gelang emas, dia simpan sendiri.

“Tersangka membuka dompet, melihat uang sebanyak Rp850 ribu dan sebuah gelang emas. Tersangka kemudian membagi uang, ada yang dikasihRp150 ribu, ada yang Rp200 ribu. Tersangka kebagian Rp150 ribu. Sedangkan gelang emas, dimasukkan tersangka kedalam saku celana dan kemudian dompet dibuang ke Sungai dan tersangka menyuruh kedua orang tersebut pulang kerumahnya,” pungkasnya.

Tak sampai disitu, keesokan harinya, sekira pukul 19.00 WIB, tersangka menemui seseorang dan menjual gelang emas tersebut seharga Rp10.000.000. Namun saat itu, pembeli tidak membayar sekaligus. Dia hanya memberikan panjar sebesar Rp3.000.000.

“Saat tersangka mendatangi orang tersebut, pembeli menanyakan, ada suratnya. Tersangka menjawab, ada dan memberikan panjar sebesar Rp3 juta..Dua hari kemudian, sisanya Rp7 juta lagi diterima tersangka,” lanjut Sormin menjelaskan keterangan tersangka kepada penyidik.

Keesokan harinya, tersangka dihubungi keluarganya, yang menyuruhnya untuk segera datang ke rumahnya. Tiba di rumah keluarganya tersebut, tersangka kemudian ditanyai seputar dompet yang hilang tersebut. Karena, dari informasi yang diperoleh, tersangka terlibat mencicipi uang hasil curian tersebut. “Datang dulu, sudah diketahui yang mencuri itu. Kau ada memakan uang itu. Tersangka lalu pergi menemui Masrida, tersangka mengatakan, kalau uang itu ikut aku memakannya, tapi emas itu nggak ada sama aku. Kemudian, tersangka pergi. Lalu, Polisi datang menangkapnya,” terangnya.

Menurut tersangka, uang hasil penjualan gelang emas tersebut telah ia habiskan membeli kebutuhan rumah tangga dan bermain judi. “Rp3 jutadigunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan Rp5 juta, habis untuk main judi. Sisanya, Rp2 juta lagi,” pungkasnya.

Kini, tersangka ditahan di RTP Mapolsek Sibolga Selatan. Dia diganjar dengan pasal 480, dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman 4 tahun. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *