Begini Penjelasan Pelindo Sibolga Terkait Dugaan Pungli Masuk Pelabuhan

oleh -362 views
BRIKNEWS-Terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan petugas PT. Pelindo I (Persero) Cabang Sibolga Sumatera Utara kepada pengunjung Pelabuhan Sambas atau pelabuhan Pelindo pada momen lebaran kemarin, dibantah oleh pihak PT. Pelindo.
Melalui Menager Keuangan dan Umum, Sofyan menjelaskan bahwa pengutipan retribusi atau PAS masuk kepada siapa saja yang memasuki areal pelabuhan, sudah sesuai ketentuan. “Sebenarnya kalau kita bicara itu, memang kalau kita masuk pelabuhan, iya tetap dikenakan tarif pas pelabuhan,” kata Sofyan di kantornya, Selasa (11/6).
Terkait pengutipan tanpa karcis, Sofyan berdalih karena kondisi saat itu lagi ramai pengunjung. Sehingga, petugas tidak sempat memberikan karcis. “Tapi kan kalau terkait dia tidak memberikan pas, kepada si pembeli pas, itu belum bisa asumsikan juga pungli. Bisa saja dengan kondisi yang seramai yang masuk seperti itu, pada saat dia (petugas) menerima uang, ketika dia mau merobekkan karcis nya, yang bersangkutan (pengunjung) langsung maju. Nah kalau memang diaa merasa itu perlu pas (Karcis) kenapa dia gak mau ambil, kan seperti itu,” terangnya.
Lanjut diterangkannya, selain pejalan kaki dan kendaraan, penumpang kendaraanpun diwajibkan membayar retribusi. “Jadi kita menjual pas itu, ada jual pas kendaraan, ada jual pas orangnya, memang itu aturannya. Jadi ada beberapa pas yang kita jual, pas (Karcis) manusia, pas kendaraan, apakah kendaraan roda 2, 4 atau becak roda 3. Orang yang berada didalam mobil juga terkena pas,” pungkasnya.
Meski menolak dikatakan Pungli, Sofyan mengaku akan menindak tegas oknum petugas yang terbukti tidak.memberikan karcis kepada pengunjung. “Nah, itukan kita gak bisa mengklarifikasi kejelasannya. Belum pasti, sebelum saya melihat siapa pelakunya. Kalau memang ada statement yang mengatakan itu Pungli, kita harus telusuri dulu, jenisnya apa masalah ini. Kalau memang petugas kita yang bermasalah, kita tindak petugas kita dan siapa pelakunya,” tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah pengunjung Pelabuhan Sambas Sibolga, yang ingin berfoto di Terminal Pelabuhan, yang baru saja di resmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo, komplin dengan kutipan retribusi yang dinilai mahal dan tanpa karcis, sebagai bukti pembayaran resmi. Meski ada beberapa pengunjung iklas membayar demi mendapatkan momen selfi di Terminal megah tersebut, namun tidak sedikit pengunjung yang menggerutu dan menyebut aksi petugas berkaos biru saat itu merupakan ajang pungutan liar.
Tak hanya itu, pengunjung yang diberi karcispun ikut komplin, karena nilai karcis yang mereka terima, tidak sesuai dengan yang mereka bayarkan sesuai dengan yang ditagih petugas.
Seperti diketahui bahwa PT. Pelindo merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang punya kewajiban menyetorkan penghasilannya, termasuk yang berasal dari kutipan retribusi masuk Pelabuhan ke Kas negara. Sementara, bila pengutipan dilakukan tanpa disertai karcis, maka dapat diduga uang yang dihasilkan tidak masuk ke Kas negara. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *