Kegiatan penutupan berlangsung di Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang. Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan masyarakat yang memadati lokasi.
Ardi Mardiansyah mengapresiasi panitia dan masyarakat yang telah menyukseskan perlombaan tersebut. Ia menyebut pacu sampan bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan.
“Pacu sampan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga bagian dari budaya yang harus kita jaga bersama,” kata Ardi.
Menurutnya, tradisi pacu sampan menjadi identitas masyarakat Kampar, khususnya yang tinggal di sepanjang Sungai Kampar. Selain olahraga air, kegiatan ini juga mencerminkan kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai.
Sebanyak 25 tim dari berbagai kecamatan ikut ambil bagian dalam perlombaan tahun ini. Para peserta menunjukkan kekompakan dan semangat hingga garis finis.
Adapun pemenang lomba pacu sampan HUT ke-76 Kampar yakni Srigala Muda dari Kecamatan Siak Hulu sebagai juara pertama dengan hadiah Rp30 juta. Juara kedua diraih CV Mikhaila dari Kecamatan Siak Hulu dengan hadiah Rp20 juta, dan juara ketiga Naga Laut A dari Kecamatan Kampa dengan hadiah Rp10 juta.
Sementara itu, juara harapan I diraih BSC (Siak Hulu) dengan hadiah Rp5 juta, harapan II Naga Laut B (Kampa) Rp3 juta, dan harapan III Kampung Godang (Bangkinang) Rp2 juta.
Pemkab Kampar berencana menjadikan pacu sampan sebagai agenda tahunan sekaligus mengembangkannya sebagai daya tarik wisata budaya. (ADV)
Posting Komentar